Surabaya tidak hanya menawarkan pusat perbelanjaan modern, tetapi juga kawasan bersejarah yang kaya akan nilai budaya dan lanskap maritim yang memikat. Bagi siswa SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya (Sinlui), mengeksplorasi area dermaga tua menjadi pilihan rekreasi unik untuk mengisi akhir pekan. Menyusuri jalan-jalan di sepanjang Pelabuhan Kalimas menyajikan pemandangan jajaran kapal pinisi kayu yang megah dan aktivitas bongkar muat barang secara tradisional. Destinasi ini menjadi sarana belajar sejarah maritim secara langsung sekaligus tempat bersantai yang ramah di kantong pelajar.
Petualangan dimulai dengan menyusuri koridor tepian sungai Kalimalang lama hingga memasuki kawasan dermaga utama pelabuhan. Di sepanjang jalur ini, para siswa dapat mengamati arsitektur bangunan tua peninggalan era kolonial yang masih berdiri kokoh di sekitar pelabuhan. Melakukan aktivitas jalan-jalan sore di area ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengabadikan momen berkesan melalui fotografi lanskap perkotaan. Udara sore yang berhembus dari arah muara laut memberikan kesegaran tersendiri di tengah hangatnya cuaca kota Surabaya.
Keindahan barisan perahu tradisional yang bersandar menjadi daya tarik utama yang tidak ditemukan di sudut kota lainnya. Para siswa dapat berinteraksi langsung dengan para ABK kapal kayu yang datang dari berbagai penjuru pulau di Indonesia untuk saling berbagi cerita. Mengintegrasikan agenda jalan-jalan dengan edukasi lapangan ini memperluas wawasan kebudayaan bahari bagi para pelajar Sinlui. Pengalaman melihat aktivitas perdagangan laut secara dekat menumbuhkan rasa bangga akan kekayaan maritim Nusantara.
Selesai menjelajahi area dermaga pelabuhan, para siswa biasanya melanjutkan aktivitas dengan menikmati wisata kuliner khas Surabaya di sekitar kawasan perkotaan tua. Santapan lezat seperti semanggi Surabaya, tahu tek, hingga es campur segar menjadi penutup perjalanan yang sangat memuaskan. Rute jalan-jalan hemat biaya ini sangat cocok untuk kantong pelajar karena akses transportasi publik yang mudah dan biaya masuk area yang sangat murah. Kehangatan kebersamaan antar-teman sekelas kian terasa saat menikmati senja di sudut pelabuhan bersejarah ini.
Rekreasi berbasis sejarah dan budaya seperti ini memberikan alternatif liburan yang berkualitas serta berbobot bagi generasi muda. Melalui rute jalan-jalan yang terencana dengan baik, para siswa Sinlui dapat menyegarkan kembali pikiran sebelum bergelut kembali dengan rutinitas sekolah. Pengalaman berkesan menyaksikan dinamika pelabuhan tradisional Pelabuhan Kalimas akan menjadi kenangan nostalgia yang tak terpisahkan dari masa-masa sekolah menengah mereka.
